Berlangganan Artikel !!!

Hukum Ohm, Hukum Kirchoff dan Daya Listrik

Hukum Ohm;

George Simon Ohm ahli fisika berkebangasaan Jerman, berhasil menemukan hubungan antara besar beda potensial dengan besarnya kuat arus yang mengalir. Pernyataan ini dikenal dengan hukum Ohm yang berbunyi : Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar jika suhu penghantar tetap.Dari pernyataan Ohm ini dapat dirumuskan :

V = I.R

Keterangan :
  • V = Beda Potensial (volt)
  • I = Kuat arus (ampere)
  • R = Hambatan (Ohm)

Hukum Kirchoff;

Pada rangkaian listrik kita dapat menggabungkan beberapa rangkaian sederhana yang disebut dengan rangkaian majemuk. Rangkaian majemuk mengikuti hukum Kirchhof diantaranya yaitu :

1. Hukum Kirchoff I
Jumlah arus yang menuju (masuk) titik percabangan sama dengan arus yang meninggalkan (keluar) dari titik percabangan, sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut :
Hukum Kirchoff I

Sebagai contoh perhatikan gambar di bawah ini :
Aliran Arus
Anda bisa lihat gambar bahwa arus yang berwarna Hijau, aliran arusnya menuju (masuk) titik percabangan dan arus berwarna biru meninggalkan keluar) dari titik percabangan. Maka dapat kita hitung bahwa :
Hukum Kirchoff I

2. Hukum Kirchoff II
Dalam sebuah rangkaian tertutup jumlah gaya gerak listrik (E) sama dengan jumlah penurunan potensial (i.R), sehingga dapat dirumuskan :
Hukum Kirchoff II

Daya /Power Listrik (W)

Hal lain yang penting setelah besar tahanan (hambatan) adalah besar daya resistor. Daya resistor merupakan  kekuatan yang dimiliki oleh resistor dalam menerima kuat arus listrik. Daya listrik didefinisikan sebagai laju hantaran energi listrik dalam rangkaian listrik.

Satuan SI daya listrik adalah watt. Perumusan matematis daya listrik Daya listrik, seperti daya mekanik, dilambangkan oleh huruf P dalam persamaan listrik. Pada rangkaian arus DC, daya listrik sesaat dihitung menggunakan Hukum Joule, sesuai nama fisikawan Britania James Joule, yang pertama kali menunjukkan bahwa energi listrik dapat berubah menjadi energi mekanik, dan sebaliknya.

P = V.I

Keterangan :
  • P adalah daya (watt atau W)
  • I adalah arus (ampere atau A)
  • V adalah perbedaan potensial (volt atau V)
Contoh: 15A.2V = 30W

Hukum Joule dapat digabungkan dengan hukum Ohm untuk menghasilkan dua persamaan tambahan

Hukum Joule
Keterangan : 
R adalah hambatan listrik (Ohm atau O).

Kirim Artikel ini ke Teman, Via :

Reactions:

Artikel Terkait :

DIEN-ELCOM - All Rights Reserved - Diberdayakan oleh Blogger