Berlangganan Artikel !!!

Pengertian Tentang Komponen Pasif Elektronika

Komponen Pasif elektronika adalah komponen-komponen elektronika yang dalam pengoperasiannya tidak memerlukan sumber tegangan atau sumber arus sendiri.

Diantaranya yang termasuk komponen pasif adalah :
  • Resistor
  • Kapasitor
  • Induktor
Resistor 

Resistor adalah suatu komponen elektronika yang fungsinya untuk menghambat/menahan arus listrik. Komponen ini berdasarkan fungsinya biasa disebut dengan komponen tahanan atau hambatan. Simbol Resistor silakan klik di : Simbol Resitor

Tahanan / Resistor dibagi menjadi dua, yaitu :
  • Resistor Tetap / Fixed Resistor
  • Resistor Tidak Tetap / Resistor Variabel
Dikatakan Resistor tetap (silakan lihat uraian macam-macam resistor tetap) karena nilai hambatannya tidak bisa diubah-ubah (Fixed). Dibawah ini contoh gambar Resistor Tetap :

Untuk mengetahui nilai hambatan Resistor Tetap dapat dilihat atau dibaca dari warna yang tertera pada bagian badan resistor berupa gelang warna.  (baca disini : cara membaca Resistor Tetap dengan tabel warna) atau jika ingin lebih mudah silakan menggunakan software / aplikasi android. (Membaca Resistor Dengan Sofware).

Dikatakan Resistor Tidak Tetap / Resistor Variabel karena resistor tersebut nilai hambatannya atau resistansinya dapat diubah-ubah. Yang termasuk Resistor Tidak Tetap / Resistor Variabel antara lain trimpot, NTC, PTC dan LDR (Light Dependent Resistance)  (silakan baca uraian macam-macam resistor tidak tetap). Dibawah ini contoh gambar Resistor tidak tetap tetap/variable :


Kapasitor/Condensator

Kapasitor adalah komponen elektronika yang berfungsi menyimpan dan melepaskan muatan listrik atau energi listrik. Kemampuan untuk menyimpan muatan listrik pada kapasitor disebut dengan kapasitansi atau kapasitas. Simbol Kapasitor/condensator silakan klik di : Simbol Kapasitor.

Kapasitor dibagi menjadi 2 yaitu :
  • Kapasitor Tetap
  • Kapasitor Tidak Tetap
Dikatakan Kapasitor Tetap karena kapasitor ini mempunyai nilai dengan kapasitas yang tetap / tidak bisa diubah ubah

Kapasitor dapat dibedakan dari bahan yang digunakan sebagai lapisan diantara lempeng-lempeng logam yang disebut dielektrikum. Dielektrikum tersebut dapat berupa keramik, mika, mylar, kertas, polyester atau film. Pada umumnya kapasitor yanng terbuat dari bahan diatas nilainya kurang dari 1 mikrofarad (1μF). Satuan kapasitor adalah Farad, dimana 1 farad = 103 mF = 106 μF = 109 nF =1012 pF.

Untuk mengetahui besarnya nilai kapasitas atau kapasitansi pada kapasitor dapat dibaca melalui kode angka pada badan kapasitor tersebut yang terdiri dari 3 angka. Angka pertama dan kedua menunjukkan angka atau nilai, angka ketiga menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol, dan satuan yang digunakan ialah pikofarad (pF). Lebih detail silakan lihat : Mengindentifikasi dan Membaca Nilai Kapasitor.


Dikatakan Kapasitor Tidak Tetap, karena kapasitor ini memiliki nilai kapasitansi atau kapasitas yang dapat diubah-ubah. Kapasitor ini terdiri dari : Kapasitor Trimer dan Variabel Condensator (Varco). Kapasitor ini nilai kapasitansinya dapat diubah-ubah dengan cara memutar porosnya dengan obeng.

Kapasitor Trimmer

Kapasitor Varco

Induktor

Induktor atau reaktor adalah komponen elektronika pasif yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya. Induktor nilainya ditentukan dengan satuan Henry.

Bentuk fisik dari  Induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan, lilitan. Hal ini untuk membantu membuat medan magnet yang kuat di dalam kumparan (dikarenakan hukum induksi Faraday). Komponen ini adalah komponin elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya berubah-ubah dikarenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik.

Jenis-jenis lilitan Induktor :
  • Lilitan ferit sarang madu adalah lilitan yang dililit dengan cara bersilangan untuk mengurangi efek kapasitansi terdistribusi. Ini sering digunakan pada rangkaian tala pada penerima radio dalam jangkah gelombang menengah dan gelombang panjang. Karena konstruksinya, induktansi tinggi dapat dicapai dengan bentuk yang kecil. 
  • Lilitan inti toroid adalah sebuah lilitan sederhana yang dililit dengan bentuk silinder menciptakan medan magnet eksternal dengan kutub utara-selatan. Sebuah lilitan toroid dapat dibuat dari lilitan silinder dengan menghubungkannya menjadi berbentuk donat, sehingga menyatukan kutub utara dan selatan. Pada lilitan toroid, medan magnet ditahan pada lilitan. Ini menyebabkan lebih sedikit radiasi magnetik dari lilitan, dan kekebalan dari medan magnet eksternal.
Macam-macam Induktor

Kirim Artikel ini ke Teman, Via :

Reactions:

Artikel Terkait :

DIEN-ELCOM - All Rights Reserved - Diberdayakan oleh Blogger